Pengantar Manajemen Aset

In: Business and Management

Submitted By alifapriliap
Words 886
Pages 4
Manajemen adalah proses pengarahan untuk mencapai suatu tujuan secara efektif dan efisien. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) manajemen berarti : ma·na·je·men /manajemén/ n Man 1 penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran; 2 pimpinan yg bertanggung jawab atas jalannya perusahaan dan organisasi;
Aset merupakan hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan baik perusahaan milik swasta maupun perusahaan milik pemerintah. Berbicara tentang aset, biasanya kita akan membahas tentang harta kekayaan yang dimiliki baik itu aset yang memiliki wujud, maupun tidak berwujud. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) aset berarti : aset /asét/ n 1 sesuatu yg mempunyai nilai tukar; 2 modal; kekayaan
Berikut ini beberapa pengertian manajemen aset menurut para ahli :
Definisi Manajemen Aset Menurut Para Ahli
Menurut Sugiama (2013:15)[1] "Manajemen aset adalah ilmu dan seni untuk memandu pengelolaan kekayaan yang mencakup proses merencanakan kebutuhan aset , mendapatkan, menginventarisasi, melakukan legal audit, menilai, mengoperasikan, memelihara, membaharukan atau menghapuskan hingga mengalihkan aset secara efektif dan efisien ".
Menurut British Standard Institution Publicly Available Specifications (BSI PAS) 2008:55[2]
Manajemen aset adalah “Systematic and coordinated activities and practices through which an organization optimally and sustainably manages its assets and asset systems, their associated performance, risks and expenditures over their life cycles for the purpose of achieving its organizational strategic plan.”
Menurut Siregar (2004)[2]
“Manajemen Aset merupakan salah satu profesi atau keahlian yang belum sepenuhnya berkembang dan populer di lingkungan pemerintahan maupun di satuan kerja atau instansi”.
Menurut Danylo dan A. Lemer (dalam Hariyono:2007) [2]
“Asset Mangement is a methodology to efficiently and equitably allocate…...

Similar Documents

Akuntansi Manajemen

...Metode Analisis system berjalan Pada metode ini, dilakukan identifikasi, dan persyaratan system, hasil analisis system, yang kemudian akan didokumentasikan dalam bentuk: 1. Mengidentifikasi proses bisnis, dan rich picture Hasil dari analisis digunakan sebagai masukan dalam perancangan sistem yang akan diusulkan - Metode Perancangan system E-Procurement Pada metode ini mengacu kepada penggunaan bahasa UML (Unified Modeling Language), yang akan didokumentasukan dalam bentuk : 1. Analysis Document 2. Problem Domain Analysis 3. Application Domain Analysis 1. E-Procurement E-procurement merupakan integrasi dan manajemen elektronik terhadap semua aktivitas pengadaan termasuk permintaan pembelian, pemberian hak pemesanan, pengiriman dan pembayaran antara pembeli dan pemasok. (Chaffey,2005, p.309) Menurut Turban et al (2010, p.290), e-procurement adalah proses pengadaan barang dan jasa untuk organisasi secara elektronik. E-procurement merupakan penggunaan teknologi berbasis web untuk mendukung proses procurement, termasuk permintaan, pencarian, kontrak, pemesanan, pembelian, pengiriman dan pembayaran. E-procurement adalah bentuk e-commerce untuk perantaraan produk dan jasa atau digunakan untuk tendering produk dan jasa antara perusahaan dengan pemasok. E-procurement kebanyakan diakses dari web oleh perusahaan-perusahaan besar......

Words: 3209 - Pages: 13

Aset Pricing

...ASET PRICING AND FINANCIAL STATEMENT INFORMATION PENDAHULUAN Tujuan investor dalam berinvestasi adalah memaksimalkan return. Return merupakan salah satu faktor yang memotivasi investor berinvestasi dan juga merupakan imbalan atas keberanian investor menanggung resiko atas investasi yang dilakukannya. Investor atau orang-orang yang ingin berinvestasi di bursa saham harus memperhitungkan secara hati-hati keuntungan maksimal yang mungkin akan diterima. Agar dapat memperoleh keuntungan, para investor harus mengestimasi semua faktor penting seperti return saham, resiko dan ketidakpastian saham, jumlah waktu dan faktor lain yang berhubungan dengan aktivitas investasi di pasar modal yang mempengaruhi pengembalian investasi di masa mendatang. Di samping memperhitungkan return, investor juga perlu mempertimbangkan tingkat resiko suatu investasi sebagai dasar pembuatan keputusan investasi. Berbagai faktor penting ini membutuhkan banyak informasi yang digunakan untuk estimasi, ketentuan, dan menawarkan harga yang cocok dalam perdagangan saham. Untuk melakukan penilaian terhadap harga saham di bursa saham, penggunaan model sangat penting untuk menilai harga saham dan membantu para investor untuk merencanakan dan memutuskan investasi dengan benar dan efektif. Model penilaian harga aset adalah cara pemetaan harga aset keuangan seperti saham dan obligasi. Di dalam model penilaian aset, harga selalu dilihat sebagai variabel endogen bukan sebaliknya. Burton (1998)......

Words: 3794 - Pages: 16

Manajemen Karir

...negatif). Karena itu karir ada yang baik, ada pula karir yang buruk. Ada perjalanan karir yang lambat, ada pula yang cepat. Tetapi, tentu saja semua orang mendambakan memiliki karir yang baik dan bila mungkin bergulir dengan cepat. Karir dapat diletakkan dalam konteks organisasi secara formal, tetapi karir dapat pula diletakkan dalam konteks yang lebih longgar dan tidak formal. Dalam kaitan arti yang terakhir ini, kita biasa mengatakan, misalnya, “karir si A sebagai pelukis cukup baik” dan si B mengakhiri karirnya di bidang politik secara baik”, dan sebagainya. Manajemen karir adalah proses pengelolaan karir pegawai yang meliputi tahapan kegiatan perencanaan karir, pengembangan dan konseling karir, serta pengambilan keputusan karir. Manajemen karir melibatkan semua pihak termasuk pegawai yang bersangkutan dengan unit tempat si pegawai bekerja, dan organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu manajemen karir mencakup area kegiatan yang sangat luas. Dalam penulisan ini tahapan yang akan dibahas adalah tentang perencanaan dan pengembangan karir. Perencanaan karir adalah perencanaan yang dilakukan baik oleh individu pegawai maupun oleh organisasi berkenaan dengan karir pegawai, terutama mengenai persiapan yang harus dipenuhi seorang pegawai untuk mencapai tujuan karir tertentu. Yang perlu digarisbawahi, perencanaan karir pegawai harus dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu pegawai yang bersangkutan dan organisasi. Jika tidak, maka perencanaan karir pegawai......

Words: 5347 - Pages: 22

Manajemen Pemasaran

...Makalah Manajemen Pemasaran 20:11  ardy  5 Komentar BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya baik perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa maupun barang mempunyai tujuan yang sama yaitu memperoleh keuntungan. Selain itu perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atas produk yang yang dihasilkannya, karena kepuasan konsumen menjadi tolak ukur dari keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas, dan yang diinginkan oleh konsumen. Dalam mencapai strategi pemasaran yang tepat dan terbaik untuk diterapkan, salah satunya perusahaan dapat melihat dari faktor bauran pemasaran. Hal tersebut penting karena bauran pemasaran merupakan salah satu pokok pertimbangan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian suatu produk. Jika perusahaan tidak peka terhadap apa yang dibutuhkan oleh konsumen, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan akan kehilangan banyak kesempatan untuk menjaring konsumen dan produk yang ditawarkan akan sia-sia. Pemasaran merupakan salah satu ilmu ekonomi yang telah lama berkembang, dan sampai pada saat sekarang ini pemasaran sangat mempengaruhi keberhasilan suatu perusahaan untuk bisa bertahan di dalam pangsa pasar. oleh karena itu diperlukan strategi pemasaran yang dapat memberikan pengaruh untuk menentukan berhasil atau tidaknya dalam memasarkan produknya. Apabila strategi pemasaran yang dilaksanakan perusahaan tersebut mampu memasarkan produknya dengan baik, hal ini akan berpengaruh......

Words: 5246 - Pages: 21

Manajemen Sekuriti Mabes Polri Indonesia

...MANAJEMEN SEKURITI FISIK MABES POLRI BAGIAN BARAT Diny Luthfah SH MH Msi Penulisan ini adalah mengenai Manajemen Sekuriti Pada Mabes Polri Bagian Barat yang merupakan Markas Besar Kepolisian Indonesia. Bertitik tolak berdasarkan kebutuhan akan rasa aman menjadi salah satu kebutuhan dasar dari seorang manusia. Berangkat dari kebutuhan rasa aman ini, maka manusia melalui kemampuan manajemen mengupayakan untuk membuat secara struktur penyelenggaraan keamanan dengan menggunakan tata cara yang terstruktur dan teratur. Manajemen Sekuriti pada Mabes Polri diambil sebagai topik pada tulisan ini dikarenakan menurut pengamatan dari penulis diperlukan peningkatan dari manajemen sekuriti Mabes Polri bagian Barat yang telah diselenggarakan saat ini, dikarenakan pada bagian ini berkantor Kepala Kepolisian Republik Indonesia , yang merupakan salah satu aset sumber daya manusia Indonesia terpenting. Pendekatan penulisan yang digunakan adalah dengan metode kualitatif. Penulisan kualitatif memusatkan perhatian kepada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan satuan-satuan gejala yang ada di dalam kehidupan manusia. Beberapa kendala yang diketemukan oleh penulis seperti belum ada manajemen yang terorganisir dan mempunyai standarisasi jelas atau yang sesuai dengan teori-teori mengenai keamanan sebagaimana mestinya.Untuk itu penulis, melalui penulisannya akan menjelaskan kendala-kendala yang ada dikaitkan dengan teori-teori yang berhubungan untuk itu. Saran penulis dalam mewujudkan......

Words: 7026 - Pages: 29

Tugas Pengantar E-Business E-Business Infrastructure

...TUGAS PENGANTAR E-BUSINESS E-business infrastructure Minggu ke 4 Dikumpulkan pada hari : Selasa,18 Maret 2014 KP: D/Kelompok2 Achmad. Anwar/3132384 Komang Arvin K.S/3132347 Muhammad Didyn.A/3133259 Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya 2014 PENGANTAR E-BUSINESS Statement of Authorship “Kami yang bertandatangan dibawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya/kami sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya/kami gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain kecuali saya/kami menyatakan dengan jelas bahwa saya/kami menyatakan dengan jelas menggunakannya. Saya/kami memahami bahwa tugas yang saya/kami kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme.” Kelas : KP.D Anggota : No | Nama | NRP | 1 | Achmad. Anwar | 3132384 | 2 | Komang Arvin K.S | 3132347 | 3 | Muhammad Didhyn A | 3133259 | Dosen : Tim Dosen Pengantar E-Business Surabaya,18 maret 2014 Achmad Anwar Ketua Kelompok KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan izin dan kekuatan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “E-Business Models” tepat pada waktunya. Tugas ini ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar E-Business. Dan juga kami mengucapkan......

Words: 2556 - Pages: 11

Manajemen

...penyeleksian karena tak ada satupun bentuk atau standar yang baku dari pelamar. Namun ada teknik yang lebih objektif, yaitu meningkatkan keabsahan proses penyeleksian. Bentuknya antara alin jika proses penyeleksian dikelola dengan baik dan dengan dukungan administrasi dari komputerisasi yang canggih, maka karyawan baru akan sanggup mencapai tujuan karir personil. Sementara perusahaan akan memperoleh manfaat dari karyawan yang produktif dan memuaskan. Jadi salah satu indikasi keabsahan adalah terwujudnya derajat rasa puas yang sama antara pelamar dan perusahaan. Hubungan antara Penyeleksian karyawan dan Fungsi-Fungsi MSDM D. Petujuk Manajemen Keputusan tentang proses rekrutmen dan penyeleksian sumber daya manusia/ karyawan baru merupakan hal krusial dari perusahaan. Berikut ini beberapa petunjuk manajemen bagaimana keputusan yang efektif diharapkan dapat dihasilkan perusahaan. 1. Manajer selain mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dan internal dalam merekrut dan menyeleksi karyawan baru, juga perlu lebih khusus mempertimbangkan dimensi gender. 2. Manajer dapat meningkatkan kepuasan dan komitmen para kaaryawan dan memperkecil biaya perputaran karyawan dengan cara memberikan promosi dari kalangan karyawan perusahaan itu sendiri sejauh tindakan tersebut layak. 3. Peninjauan pekerjaan realistic dapat menyediakan para karyawan dengan harapan-harapan akurat, dan sebagai hasilnya perusahaan akan memperoleh manfaat dari meningkatnya kepuasan dan......

Words: 2131 - Pages: 9

Studi Kasus Sistem Informasi Manajemen

...TUGAS KELOMPOK (2 ORANG) STUDI KASUS 2 SISTEM INFORMASI MANAJEMEN FOR COMPANIES BOTH BIG AND SMALL: RUNNING A BUSINESS ON SMARTPHONES Dosen: Dr. Ir. Arif Imam Suroso, MSc Magister Manajemen & Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB IPB) BAB 1 PENDAHULUAN   1.1 Latar Belakang Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi saat ini, berbagai kegiatan dalam kehidupan sehari-hari akan berbasis komputer. Maka dalam suatu instansi, komputer merupakan sarana dalam menciptakan dan mengembangkan suatu sistem informasi handal. Oleh karena itu setiap orang harus mampu mengikuti arus informasi yang berkembang di dunia teknologi ini. Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu. Informasi yang berkualitas ini akan memudahkan user dalam mengambil keputusan secara tepat, cepat, dan bernilai strategis. Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam tubuh manusia. Tanpa darah, manusia tidak akan dapat melanjutkan kehidupannya. Hal ini berlaku juga di dalam sebuah perusahaan, bagaimana peran informasi yang sangat besar dalam mendukung kelangsungan perusahaan. Akibat ketiadaan atau kekurangan informasi dalam waktu tertentu, perusahaan akan mengalami ketidakmampuan dalam mengelola dan mengontrol sumber daya secara terpadu, yang pada akhirnya akan mengalami......

Words: 3887 - Pages: 16

Manajemen

...TEKNOLOGI INFORMASI Disusun Oleh : 1. Arbima Anugrah 2. Aryanti Kurniasri 3. Utari Taebenu Mata Kuliah : Manajemen Dosen : Paul Eduard Sudjiman UNIVERSITAS ADVENT INDONESIA I Kata Pengantar Segala puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah dan masih memberikan berkat, kesehatan, dan kesempatan kepada kita semua, khususnya bagi kami sebagai penulis sehingga dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya, yang disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen. Pada kesempatan ini, kami mengucapkan terimakasih kepada pengarang buku atau artikel-artikel yang berhubungan dengan Komunikasi Manajerial dan Teknologi Informasi, yang telah membantu kami dengan tulisan-tulisan buku ataupun blognya. Serta kepada dosen mata kuliah Manajemen yang telah memberikan kesempatan untuk membuat makalah ini. Kami menyadari bahwa makalah ini masih sangat banyak kekurangan, baik dari segi inti masalah atau desain yang disusun. Oleh karena itu, kami dengan kerendahan hati memohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam makalah ini. Harapan kami, makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua mengenai Komunikasi Manajemen dan Teknologi Informasi agar dapat menjadi pedoman dalam kehidupan kita mendatang. Semoga bermanfaat. Tuhan memberkati. Bandung, April 2013 Penulis II Daftar Isi Kata Pengantar ......................................................................................................................

Words: 2405 - Pages: 10

Pengantar Akuntansi

...potensial yang harus disingkapkan dicatatankaki milik klien 2. Tinjauan ulang untuk Peristiwa Kemudian Peristiwa yang terjadi akibat tanggal neraca saldo tetapi sebelumdikeluarkannya laporan keuangan dan laporan auditor akan mempunyai suatuefek pada informasi yang disajikan dalam laporan keuangan 3. Mengakumulasikan Bukti Akhir  Sebagai tambahan bukti yang diperoleh untuk masing-masing siklus selamafase I dan II dan fase III : untuk mengumpulkan bukti bagi laporan keungansecara keseluruhan sepanjang fase penyelesaian 4. Mengeluarkan Laporan Audit Jenis laporan audit yang dikeluarkan tergantung pada bukti yang dikumpulkandan penemuan audit 5. Berkomunikasi dengan Komite Audit dan Manajemen Auditor diminta untuk mengkomunikasikan kondisi yang bisa dilaporkan kepadakomite audit atau manajemen senior ...

Words: 1676 - Pages: 7

Manajemen Database

...Rekaman (record) Rekaman (record) Elemen Data (field) Rekaman (record) Elemen Data (field) Gambar 1.1 Hirarki data … Elemen Data (field) Haidar Dzacko. 2007. Basis Data (Database). Copyright© 2007 Mangosoft All rights reserved. +Created 11/09/2007 Version 1.2.5 #Release 24/10/2007 2 Sistem Basis Data [Waliyanto2000] Gabungan antara basis data dan perangkat lunak SMBD (Sistem Manajemen Basis Data) termasuk di dalamnya program aplikasi yang dibuat dan bekerja dalam satu sistem disebut dengan Sistem Basis Data. User/Programmer Program Aplikasi SMBD Perangkat Lunak Pemroses Program/Query Perangkat Lunak Pengakses Data Definisi Data (Meta Data) Basis Data Sistem Basis Data Gambar 1.2 Konsep Sistem Basis Data (kompilasi Ramez Elmasri. dkk 1994) C. J. Date menyatakan bahwa sistem basis data dapat dianggap sebagai tempat untuk sekumpulan berkas data yang terkomputerisasi dengan tujuan untuk memelihara informasi dan membuat informasi tersebut tersedia saat dibutuhkan. Data Base Management System (DBMS)/Sistem Manajemen Basis Data (SMB) DBMS dapat diartikan sebagai program komputer yang digunakan untuk memasukkan, mengubah, menghapus, memodifikasi dan memperoleh data/informasi dengan praktis dan efisien. Kelebihan dari DBMS antara lain adalah: • Kepraktisan. DBMS menyediakan media penyimpan permanen yang berukuran kecil namun banyak menyimpan data jika dibandingkan dengan menggunakan kertas. • Kecepatan. Komputer......

Words: 9441 - Pages: 38

Sistem Informasi Manajemen

...Aplikasi Bisnis Fungsional Sistem Informasi Manajemen dan Akuntansi Dosen: Disusun oleh: Magister Akuntansi 2015 1. Konsep Dasar Sistem Informasi Manajemen (SIM) Konsep ini menuntut suatu kajian dari beberapa konsep atau gabungan konsep yang menjembatani konsep secara keseluruhan. Konsep tersebut meliputi: a) Konsep sistem Sistem berasal dari bahasa Latin systēma atau bahasa Yunani sustēma yang berarti suatu kesatuan yang terdiri dari komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi, atau energi. Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak. Menurut John Mc Manama (2012), sistem adalah sebuah struktur konseptual yang tersusun dari fungsi-fungsi yang saling berhubungan yang bekerja sebagai suatu kesatuan organik untuk mencapai suatu hasil yang diinginkan secara efektif dan efisien. Karekteristik Sistem Jogianto (2012) dalam bukunya mengemukakan sistem mempunyai karekteristik atau sifat-sifat tertentu, yakni : 1). Komponen Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan. komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem. setiap subsistem mempunyai sifat-sifat dari sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. 2). Batasan sistem. Batasan sistem......

Words: 9697 - Pages: 39

Manajemen Risiko Suku Bunga

...MANAJEMEN RISIKO SUKU BUNGA Risiko Suku Bunga & Pengelolaannya Semua lembaga keuangan tentunya akan menghadapi suatu risiko suku bunga yang mana merupakan risiko yang dialami akibat adanya perubahan suku bunga yang terjadi di pasaran dan memberikan pengaruh tertentu terhadap perbankan. Risiko ini timbul dikarenakan adanya ketidakcocokan pada repricing aset dan kewajiban perbankan serta dapat memberikan pengaruh secara keseluruhan terhadap pendapatan dan modal perbankan. Risiko perubahan suku bunga tersebut dapat saja berakibat pada timbulnya kerugian maupun keuntungan yang akan dialami perbankan. Berkaitan dengan perubahan suku tingkat suku bunga, dalam hal ini terdapat 3 faktor utama yang memengaruhi perubahan tingkat suku bunga, diantaranya : * Kondisi ekonomi global. * Stabilitas ekonomi dalam negeri. * Stabilitas sosial dan politik dalam dan luar negeri. Dikarenakan adanya perubahan dan fluktuasi tingkat suku bunga secara tidak menentu, deregulasi, dan pertumbuhan produk-produk baik on maupun off-balance-sheet pada perbankan, hal tersebut kemudian menciptakan kerumitan dan tantangan tertentu bagi perbankan sehingga manajemen risiko suku bunga adalah hal yang mutlak diperlukan untuk menghadapi segala tantangan dan risiko yang ada. Manajemen risiko suku bunga dalam hal ini terdiri dari beragam kebijakan, aksi, dan teknik yang dapat digunakan perbankan untuk mereduksi risiko menurunan net equity yang diakibatkan dari adanya adverse change dari suku bunga. Sumber...

Words: 1781 - Pages: 8

Akuntasi Manajemen

...: Djoemarma Bede, S.E.,MBA.,Ak Oleh: Sartika Wulandari | 120110130090 | Azharia Devi Agustina | 120110130091 | Ulfatur Robbaniyyah | 120110130092 | Grace Ekasari | 120110130149 | JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS PADJAJARAN BANDUNG 2015 KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum wr.wb Puji dan syukur Penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas Akuntansi Topik Khusus yaitu Makalah yang berjudul “Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba Studi Kasus pada Yayasan Masjid Al-Falah Surabaya”. Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen Akuntansi Topik Khusus, Djoemarma Bede, S.E.,MBA.,Ak, yang telah membimbing, penulis juga berterima kasih kepada orang tua dan semua pihak yang terlibat dalam penulisan karya tulis ilmiah ini. Penulis sudah berusaha dalam menyelesaikan makalah ini, namun jika masih ada kesalahan penulis mohon maaf, karena penulis masih dalam proses pembelajaran, oleh karena itu penulis menerima kritikan dan saran yang membangun dari pembaca. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Wassalamu’alaikum wr.wb Bandung, 24 November 2015 Penyusun DAFTAR ISI KATA PENGANTAR 2 BAB 1 Pendahuluan 4 1.1 Latar Belakang 4 1.2 Rumusan Masalah 5 1.3 Tujuan Penulisan 5 BAB II Tinjauan Pustaka 6 BAB III Analisis dan Pembahasan 10 BAB IV Simpulan dan Saran 22 DAFTAR PUSTAKA 23 BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Organisasi nirlaba......

Words: 4450 - Pages: 18

Manajemen Keuangan Lanjutan

...Keuntungan-keuntungan akuisisi saham dan akuisisi aset adalah sebagai berikut: a. Akuisisi Saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran Bidding firm, mereka dapat menahan sahamnya dan tidak menjual kepada pihak Bidding firm. b. Dalam Akusisi Saham, perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan. c. Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan, akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat (hostile takeover). d. Akuisisi Aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi (Harianto dan Sudomo, 2001, p.643-644). * Kekurangan Akuisisi Kerugian-kerugian akuisisi saham dan akuisisi aset sebagai berikut : a. Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut, maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga (sekitar 67%) suara setuju pada akuisisi agar akuisisi terjadi. b. Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger. c. Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama......

Words: 529 - Pages: 3

مستودع أستراليا | Shoulder bags | Magical Star Kanon 100%